Puding Teh Hijau (Matcha Pudding)

Secara tidak sengaja, saya menemukan resep puding teh hijau/matcha pudding saat iseng browsing resep-resep puding. Terus terang, saya tidak tahu dan belum pernah tahu rasa si ‘teh hijau’ atau bahasa kerennya ‘matcha’ ini. Kalau sekedar mendengar minuman teh hijau, bolu teh hijau, itu sudah sering, tapi kalau icip-icip saya belum pernah.  Karena anak saya termasuk ‘bocah’ yang ‘picky eater’ dan syukur alhamdulillah, doyan dengan dessert berbentuk pudding. Dengan berbekal percaya tingkat dewa dan nekat tentu saja, saya mencoba resep ini langsung 1 resep. Biasanya saya akan mencoba setengah resep dulu, kalau ‘OK’ percobaan berikutnya bisa-lah pakai 1 resep. Selain faktor si-anak ini, sumber resep blog ‘Indonesia Eats‘, pudding nya keliatan enak, apa salahnya saya mencoba 1 resep, LOL.
Kepedean tingkat dewa ini semakin menjadi. Alih-alih memakai agar-agar pack seperti empunya blog, saya memakai agar-agar tanpa merk (merk dari toko bersangkutan saja) yang biasanya dijual per 100/150 gram… dan memakai teknik ‘kira-kira’ 2 sdm deh. Tapi hasilnya enak lho, struktur pudding nya masih lembut, kek pudding sutera itu, biarpun rada bau-bau aneh si agar-agar. Entah kenapa serbuk agar-agarnya berwarna sedikit lebih gelap dan agak berbau aneh, daripada bubuk agar-agar pack yang biasa dijual di swalayan.
Kalau di blog sumber, embaknya memakai satu cup (250ml) susu kental manis, dan sampai tulisan ini dibuat, sepemahaman saya embaknya memakai susu kental manis satu kaleng. Tadinya saya mau review, hasil puddingnya kemanisan, untung saja saya cuma pakai 3/4 kaleng. Tapi … tapi … setelah saya buka lagi blog mbaknya, dianya ga pernah bilang satu kaleng tapi 1 cup … waw … Blame my eyes !!! Ga jadi deh edisi review-review ‘sotoy’ saya (nyungsep di keyboard). Buat mbaknya, maap ya mbak, saya salah baca resep, ini murni saya salah sendiri bikin puding kebanyakan susu jadinya rada kemanisan. Tapi ini seriusan enak lho, pudding nya jadi kek pudding sutera, bukan pudding yang padat itu.
Penampakan pudding agar-agar teh hijau (matcha pudding) hasil modifikasi dapur percobaan
Baiklah, mari kita lanjut di resep dan cara membuat yang sudah saya modifikasi ‘sotoy’ ala dapur percobaan :
Bahan :

  1. 2 sdm Tepung agar-agar
  2. 3/4 kaleng susu kental manis
  3. 1 sdm bubuk teh hijau
  4. 1 liter air (saya pakai air matang)
  5. 1 jumput garam (buat penyeimbang rasa saja, bisa di skip kalau tidak suka)
  6. 1/5 sdt vanilla bubuk
Cara membuat :
  1. Campur agar-agar ke dalam 1 liter air matang dalam wadah besar, sambil diaduk, tambahan sejumput garam dan susu kental manisnya. Pastikan tercampur rata.
  2. Masukkan sebagian campuran agar-agar kedalam panci, jerang di atas api kecil, masak sampai agak mendidih (atau mulai terlihat banyak uap), tambahkan bubuk agar-agar teh hijau, campur hingga rata, segera matikan api.
  3. Tuang ke dalam mangkuk cetakan pudding. sambil menunggu uap air menghilang, kita masukkan sisa campuran agar-agar yang belum dimasaka ke dalam panci dan masak hingga agak mendidih, seperti langkah sebelumnya, tambahkan vanilli bubuk.
  4. Tuang perlahan ke atas agar-agar teh hijau.
  5. Jika uap air sudah hilang, masukkan ke dalam lemari es
  6. Sajikan segera setelah dikeluarkan dari lemari es karena pudding ini cepat berair.
Catatan :
  1. Pudding ini terasa masih kemanisan untuk saya, jadi next time saya akan mengurangi junlah susu kental manis.
  2. Agar-agar yang saya pakai bukan agar-agar pack bermerk yang biasa ditemukan di swalayan, mungkin ini penyebab pudding buatan saya jadi cepat berair. Tapi pudding ini lembut banget, ibaratnya langsung lumer di mulut
  3. Karena air nya sudah matang, jadi saya kira agar-agarnya ndak perlu dimasak sampai benar-benar mendidih kek merebus air, takutnya nutrisi susu bisa rusak pas proses ini
  4. Lain kali saya akan mengganti bubuk teh hijau dengan bubuk coklat atau bubuk-bubuk yang lainnya, karena resep tanpa modifikasi bukan resep namanya (mulai ngomong ga jelas…)
  5. Cara memasak saya, bisa menghemat cucian setelah proses memasak (satu panci, satu baskom/wadah besar, sendok untuk mencapur + memasak agar-agar), nah lho hemat tenaga kan wkwkwk, tapi efeknya, pudding putih nya jadi keliatan agak ijo karena pancinya bekas dari proses pertama yang ada campuran teh hijaunya. Tapi masih bisa diakali, jadi kita membuat pudding yang putih dulu baru yang hijau, ini cuma selera penampakan saja kok
Sumber : 
indonesia eats dengan sedikit (sedikiiit…) modifikasi disana sini
Terima kasih, selamat mencoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *